Kamis, 02 Juni 2011

Prof.Dr. H. Din Syamsuddin MA: MUHAMMADIYAH HARUS JADI ”TENDA” BESAR UMAT



















 Ta’aruf Muhammadiyah & Aisyiyah Sumatera Utara
 PP 'Aisyiyah Lantik PW Aisyiyah Sumatera Utara

Medan, 29 Mei 2011 – Ta’aruf (Perkenalan) Pimpinan Muhammadiyah Sumatera Utara berlangsung, Minggu (29/5) di auditorium Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Ketua Pimpinan Pusat Muhamamdiyah Prof. Dr. Din Syamsuddin MA hadir ditengah ratusan Pimpinan Wilayah, Daerah dan Cabang Muhamamdiyah & Aisyiyah. Hadir juga Pimpinan Pusat Aisyiyah, Dra. Shoimah Kastolani dan Dra Siti Aisyiyah M.Ag, Kolej Antarbangsa Teknologi (Perlis) Hasyim Ahmad, Pimpinan University Teknologi MARA Zulkifli bin Abidin dan Usmad Wahab.



Kepada Pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah, Din Syamsuddin berharap agar Muhamamdiyah mampu menjadi ‘tenda’ besar ummat. Selain sebagai tenda besar Din juga berharap agar Muhammadiyah dapat berperan mengubah mental umat yang saat ini mengalami degradasi yang sangat mengkuatirkan. Secara statistik ummat Islam adalah mayoritas namun secara mental kondisi ummat Islam saat ini adalah minoritas.

Dengan kondisi yang demikian maka kondisi umat Islam berubah menjadi pecundang dan tidak memiliki kepercayaan diri. Dalam kondisi demikianlah, Din beraharap tokoh Muhamamdiyah dapat mengambil peran mengubah kondisi yang semakin mengkuatirkan itu.

Pidato ta’aruf Ketua PP Muhamamdiyah di Medan itu memberikan spirit baru bagi pimpinan dan warga persyarikatan di Sumatera Utara itu. Din Syamsuddin juga meminta agar Muhammadiyah ikut mengambil peran dalam menata kehidupan berbangsa dan bernegara. ”Muhammadiyah memiliki kontribusi yang besar dalam ’melahirkan’ NKRI sehingga juga berkewajiban untuk mengisinya,” jelas Din Syamsuddin.

Menyangkut hubungan Muhammadiyah dengan pemerintah, Din Syamsuddin mengekaskan, bahwa hubungan antara Muhammadiyah – Pemerintah tetap baik. Ada tiga hal yang harus tetap menjadi landasan hubungan itu, yakni (1) Partisipatif, (2) Loyal dan (3) Kritis. Muhammadiyah tetap memberikan dukungannya kepada pemerintah dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Muhammadiyah juga loyal kepada pemerintah tapi sebaliknya Muhammadiyah juga akan bersikap kritis bila arah pelaksanaan pemerintahan tidak benar.

Din Syamsuddin dengan sangat tegas mengecam kondisi pemerintahan yang saat ini jauh dari amanat reformasi karena korupsi sudah demikian menggurita bahkan didalam lingkungan pejabat tinggi pemerintahan. Din memberikan banyak contoh kasus yang kemudian tidak jelas penyelesaiannya. Untuk itu, kepada seluruh warga Muhammadiyah dimana pun ia berada untuk tidak menjadi orang yang mudah menjual prinsif.

TA’ARUF

Pada kesempatan itu, Din Syamsuddin menyampaikan ucapan selamat kepada Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Sumatra Utara periode 2010-2015. 13 Pimpinan Wilayah Muhammadiyah itu terdiri dari Ketua, Prof.Dr. H. Asmuni MA dengan wakil-wakil : Drs. Dalail Ahmad MA, Prof. Dr. Hasyimsah Nasution MA, Drs. Sarwo Edi MA, H. Sukhrawardi K. Lubis SH.Spn.MH, Drs. Mario Kasduri MA, Prof. Ibrahim Gultom, MPd, H. Bahril Datuk SE MM, Drs. Askolan Lubis MA, Drs. Shohibul Anshor MSi. Sekretaris; M. Nasir Bahar SE,MBA, Irwansyahputra MA serta bendahara; Dra. Agussani MAP

Pimpinan Pusat Aisyiyah Dra. Shoimah Kastolani selain melantik juga memperkenalkan Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumatera Utara, yang terdiri dari; Ketua H. Elynita dan wakil-wakil : Dra. Salmi Abbas, Dra. Asmawita, Hj. Radesnir, Dra. Sulhati MA, Dra. Wimaslina Khairani. Sekretaris Dra. Nurrahmah Amini MAg, Ir. Suryawati Hamzah MS, Marten Yerni S.Sos. Bendahara; Endang Pilihaning Rahayu, dan Hj. Asmawati. PP Aisyiyah juga melantik ketua-ketua Majelis.*** Yuniar R. Yoga - Medan